Setiap orang memiliki kriteria tersendiri untuk menghias rumahnya. Sebagian orang lebih memilih menghias rumahnya dengan tanaman hias. Selain untuk alasan keindahan, mereka juga beralasan agar rumah terasa hangat dan segar. Perlu diketahui bagi kalian yang memiliki atau ingin memiliki tanaman hias di rumah, ada cara tersendiri dalam merawatnya. Berikut tips merawat tanaman indoor.

  1. Perhatikan pencahayaan

Kalian bisa meletakkan tanaman di dekat jendela dengan jarak 25cm dari jendela. Hal itu dapat memberi asupan sinar matahari pada tanaman. Jika kalian meletakkannya di sudut ruangan yang tidak mendapat asupan sinar matahari, maka kalian bisa mengakalinya dengan memberi lampu led di dekat tanaman. Sehingga tanaman mendapat cahaya buatan dari lampu led tersebut. Hindarkan tanaman dari area yang panas. Hal itu dapat menyebabkan tanaman menjadi layu dan lemas.

  1. Tidak perlu disiram setiap hari

Tanaman hias yang ditanam biasanya tanaman yang membutuhkan sedikit asupan air. Hal ini untuk menghindari area rumah menjadi basah dan becek. Kalian bisa menyiramnya 2 hari sekali agar batang tidak cepat membusuk. Agar tidak menimbulkan genangan air pada tanaman, pastikan pot atau wadah yang kalian gunakan memiliki lubang dibawahnya. Sehingga air bisa keluar melalui lubang tersebut.

  1. Cegah munculnya hama

Hama merupakan salah satu penyebab tanaman menjadi layu dan  mati. Oleh sebab itu kita harus mencegahnya agar terhindar dari hama. Kalian dapat membersihkan daunnya dari debu dengan mengelapnya dengan cairan susu. Debu yang menempel pada daun-daun dapat menghambat pernapasan dan proses fotosintesis tanaman. Jaga selalu kebersihan tanaman kalian supaya terhindar dari serangan hama.

  1. Perhatikan pot atau wadah yang digunakan

Pastikan pot atau wadah yang kalian gunakan memiliki lubang-lubang kecil dibawahnya. Lubang-lubang itu berfungsi sebagai jalan keluarnya sisa air siraman. Air yang keluar dari lubang itu pasti membawa tanah. Jadi gunakan pot yang memiliki tatakan dibawah lubang-lubang. Tatakan itu dapat menampung air yang keluar. Sehingga tidak menyebabkan ruangan menjadi basar dan kotor. Namun kalian harus rajin membuang genangan air di tatakan itu agar tidak menjadi sarang nyamuk.

  1. Keluarkan setiap minggu

Keluarkan tanaman 1-2 kali seminggu agar tanaman dapat menghirup udara luar dan mendapat asupan sinar matahari. Diamkan selama 1-2 jam tanaman berada di luar dan pastikan seluruh bagian tanaman terkena sinar matahari.

Sudah tahu bukan cara merawat tanaman di dalam ruangan. Kalian ingin mencobanya? Memang tidak mudah, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba. Dalam perawatannya dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Selamat mencoba. 🙂