Sebuah pernikahan tidak akan lengkap tanpa hiasan berbagai macam bunga. Selain untuk menyempurnakan dekorasi, bunga juga dapat melambangkan keindahan, keromantisan, dan kebahagian dalam sebuah pernikahan. Biasanya, mempelai perempuan lebih seletif untuk urusan memilih bunga yang akan digunakan dalam pesta pernikahannya. Sebuah pesta pernikahan pada dasarnya pengantin memilih bunga berdasarkan warnanya, seperti warna putih, merah, pink, atau kuning sesuai dengan konsep pesta pernikahannya. Terutama untuk adat pernikahan dari budaya tertentu karena ada beberapa warna bunga yang dilarang untuk digunakan dalam pesta pernikahan. Namun, dibalik keindahan masing-masing bunga tersebut tersimpan makna yang berbeda-beda. Berikut beberapa makna bunga yang sering digunakan dalam pernikahan:

  1. Mawar

1-mawar

Semua orang pasti setuju bahwa bunga mawar memiliki keindahan dan kecantikan. Bunga mawar juga disebut sebagai “ratu” dari semua jenis bunga. Oleh karena itu, jenis bunga ini tidak akan pernah tertinggal di setiap pesta pernikahan. Selain digunakan untuk dekorasi, bunga mawar juga dipilih pengantin sebagai hand bouquet pengantin. Jenis bunga mawar yang biasanya dipilih orang untuk sebuah pesta pernikahan adalah mawar merah dan mawar putih karena bisa dikatakan jenis kedua bunga mawar itu adalah simbol dalam sebuah ikatan cinta.

  1. Krisan

2-krisan

Chrysantemum atau yang sering disebut bunga krisan merupakan salah satu bunga yang sering menghiasi pesta pernikahan. Jenis bunga krisan juga bermacam-macam. Ada yang berwarna putih, merah, ungu, dan kuning. Bunga krisan memiliki makna kesetian, optimisme, kegembiraan dan umur panjang yang artinya, agar rumah tangga kedua mempelai selalu di dalam pagar kesetiaan, dihiasi kegembiraan setiap saat, dan berumur panjang sampai akhir hayat yang memisahkan.

  1. Melati

3-melati

Bunga melati merupakan bunga yang paling penting dalam upacara pernikahan untuk berbagai suku adat bangsa di Indonesia, terutama di adat Jawa. Kuncup bunga melati yang belum sepenuhnya mekar biasanya dipetik, dikumpulkan, dan dirangkai menjadi roncean melati. Pada hari pernikahan, pengantin perempuan yang memakai adat Jawa atau Sunda dihiasi roncean melati yang membentuk jaring pembungkus konde dan sebagian lainnya membentuk rantai rumit roncean melati yang menggantung dari kepala.

  1. Lily

4-lily

Bermakna keagungan, kejujuran, dan kehormatan, bunga lily ini sangat cocok digunakan sebagai rangkaian hand bouquet pengantin dan dekorasi pesta pernikahan. Selain memiliki aroma harum yang lembut, bunga lily juga dapat diartikan sebagai kecantikan yang luar biasa. Keindahan yang terpacar dari bentuknya ini dapat memberikan unsur elegan dan anggun sebuah pesta pernikahan. Jenis bunga lily yang biasa dipilih, yaitu bunga lily berwarna pink dan putih. Bunga lily berwarna pink bermakna kelembutan, keceriaan, kasih sayang dan kegembiraan, sedangkan yang berwarna putih melambangkan kesucian, spiritualitas, dan kesederhanaan.

  1. Anggrek

5-anggrek

Bunga anggrek termasuk bunga yang eksotis dan unik. Kehadirannya akan membuat prestisi yang tinggi dalam pesta pernikahan. Secara umum, bunga anggrek dapat dilambangkan sebagai cinta dan kecantikan. Namun, bunga anggrek memiliki makna yang berbeda di setiap warnanya, contohnya warna putih yang melambangkan keindahan, kelembutan, kemurnian, kepolosan, dan kebaikan, warna pink melambangkan kasih sayang murni, warna kuning melambangkan keanggunan, warna merah melambangkan semangat dan kekuatan cinta, dan warna biru memiliki makna dalam, kekuatan, dan stabilitas.