Apakah Anda percaya bahwa ada tempat yang memiliki banyak bunga di Indonesia? Atau apakah Anda ingin pergi ke tempat yang seperti itu sebagai media refreshing atau apapun hal yang menyenangkan?

Anda bisa mendatangi Desa Bunga yang berada di Desa Sidomulyo di daerah Batu, Jawa Timur dan berjarak 8 km dari pusat Kota Batu dengan ketinggian kurang lebih dari 1500 meter di atas permukaan laut. Mengapa Desa Sidomulyo bisa mendapat julukan Desa Bunga?

Tentunya karena banyak bunga yang tumbuh di desa tersebut. Selain itu, sebenarnya Desa Sidomulyo merupakan sentral utama penghasil bunga yang khususnya bunga mawar. Desa ini sudah sangat terkenal sebagai penghasil bunga sejak zaman kolonial Belanda.

Di Desa Sidomulyo ini sudah sekitar 1.000 jenis tanaman bunga yang telah dibudidayakan dan disebar di tiga dusun antara lain di Tinjumoyo, Tonggolari, dan Sukorembug. Ketiganya berjarak tak jauh satu sama lainnya.

Sangat disarankan bagi para pecinta bunga, untuk berwisata ke Desa Sidomulyo karena tentu akan menjadi suatu perjalanan yang pastinya akan memanjakan mata dan pikiran. Bunga mawar dengan berbagai warna berjejeran tumbuh di sepanjang jalan pedesaan yang asri tersebut.

Berbagai bunga yang cantik dan tanaman indah yang lainnya juga bisa Anda nikmati dan bahkan Anda pun bisa membelinya di Desa Bunga ini. Jika memang Anda tertarik dengan bunga-bunga cantik yang disuguhkan di alam Desa Bunga tersebut, Anda bisa membeli berbagai bunga yang cantik tersebut di Pasar Bunga yang telah disediakan di area tersebut atau Anda juga bisa langsung menemui ke petani bunganya. Desa Sidomulyo ini memang sangat dikenal sebagai tempat perdagangan berbagai bunga dan tanaman hias.

Desa Sidomulyo ini memang sangatlah indah karena memiliki latar belakang pegunungan dan hawa sejuk yang tentunya membuat desa ini semakin cantik nan indah. Jika Anda ingin memiliki kenangan di keindahan alam Desa Sidomulyo ini, ambilah beberapa jepret gambar di sana yang akan menjadi kenangan indah Anda di Desa Bunga ini.

Desa Sidomulyo memiliki luas kurang lebih 270 Ha yang digunakan untuk penggunaan lahan pemukiman dan pertanian.

Penduduk desa ini memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bermata pencaharian sebagai petani bahkan hampir 90% . Dari 90% itu penduduk yang memilih bermata pencaharian sebagai petani kurang lebih 85% memilih untuk bertani bunga.

Desa ini merupakan sebuah lahan yang strategis untuk berbagai macam  tumbuh kembangnya bunga karena Desa Sidomulyo ini berada diketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dengan suhu sekitar 18-23°C.

Apabila Anda melakukan perjalan wisata bunga di Desa Sidomulyo, Anda akan tidak hanya melihat dan menikmati saja, namun Anda juga bisa belajar bagaimana cara menanam bunga, menyiram bunga, memelajari proses mekarnya bunga, dan bahkan berbelanja di pasar bunga.

Selain berjajar rapi di rumah-rumah warga, bunga-bunga tersebut juga bisa didapatkan di pasar bunga. Harga bunga yang disediakan di pasar bunga terhitung sangat murah. Karena  satu bunga yang ditanam di polybag hanya dipatok dengan harga sekitar Rp 1.000,- hingga Rp 2.000,-. saja. Coba saja jika Anda membandingkan dengan harga bunga yang dipatok di kota-kota besar, Anda pasti akan merasa sangat tercengang karena perbedaan harga yang sangat jauh itu.

Harga ditentukan berdasarkan jenis bunganya. Beberapa dari bunga yang dibudidayakan adalah bunga mawar, krissan, bambu air, lavender, cemara, beringin putih, anggrek, nusa indah dan puluhan bunga cantik serta tanaman yang lainnya.

Nah, itulah Desa Bunga yang menyuguhkan pemandangan indah dan pembudidayaan berbagai bunga cantik yang pastinya akan memanjakan mata Anda. Semoga bermanfaat.