Bunga anggrek tumbuh secara alami di seluruh dunia dan merupakan tamanan favorit di antara keluarga horticulturist.  Bunga anggrek memiliki nama latin Orchidacea,  bunga ini merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika.

Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin. Organ-organnya yang cenderung tebal dan “berdaging” (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap. Orchidaceae adalah sumber inspirasi dari nama kereta api Argo Anggrek, kereta api eksekutif yang melayani Surabaya Pasar Turi-Gambir.

Bunga anggrek sendiri memiliki beberapa fakta yang mungkin belum anda tahu, berikut fakta bunga anggrek yang perlu diketahui :

 

  1. Ada lebih 25.000 spesies yang di dokumentasikan Anggrek. Dan para ilmuwan masih menemukan lebih banyak lagi.

The Orcidacea adalah rumah lebih dari 25.000 spesies bunga anggrek. Para ilmuwan menduga bahwa ada lebih banyak spesies di daerah tropikal di dunia dan horticulturalists yang berhibridasi akan membuat spesies baru yang tidak akan terjadi di alam dan menimbulkan beberapa varietas yang paling populer dari tanaman yang ada.

  1. Anggrek memiliki simetri yang mirip dengan wajah manusia.

Banyak alasan spesies anggrek begitu banyak karena sebagian berkat afinitas manusia. Simetri bunga bisa memiliki banyak hubunganya dengan mengapa banyak orang menyukai anggrek. Anggrek memiliki simetri bilateral seperti wajah manusia. Jadi jika garis di tarik secara vertikal di tengah bunga, dua bagian adalah bayangan cermin satu sama lain.

  1. Anggrek adalah ahli dalam penipuan

Anggrek dapat menipu serangga untuk menyerbuki mereka. Bagian dari banyak reproduksi dari banyak bunga anggrek yang berbentuk dan berwarna terlihat seperti jenis serangga yang sangat menarik. Setelah serangga tertarik, serbuk sari anggrek akan menempel pada serangga hingga terbang ke anggrek lainnya untuk dijadikan pasangan.

  1. Para ilmuwan menemukan fosil serbuk sari di belakang lebah

Serbuk sari dari Anggrek Kuno ditemukan dalam lebah yang terbungkus daun damar. Seperti yang dijelaskan pada sebuah penelitian di Journal Nature 2007. Fosil ini diperkirakan berasal dari sekitar 10 juta tahun sampai 15 juta tahun yang lalu. Beberap penelitian bahkan telah menemukan beberapa spesies anggrek dari sekitar 120 juta tahun yang lalu, sebelum bumi terbentuk seperti sekarang ini.

  1. Vanilla adalah spesies dari anggrek

Mungkin salah satu spesies yang paling populer dari Anggrek adalah tanaman Vanila yang merupakan salah satu tanaman yang telah sangat populer.  Horticulturalists di seluruh Amerika Latin menumbuhkan tanaman yang sangat mempesona serta beraroma.