Hari Kartini yang tinggal beberapa hari lagi disambut masyarakat Indonesia dengan berbagai acara untuk memperingati perjuangan Raden Ajeng Kartini untuk perempuan Indonesia. Berikut beberapa di antaranya, mulai dari kontes foto Kartini modern hingga pendakian gunung khusus perempuan.

Berikut beberapa cara untuk sambut hari kartini :

  1. Tenis Kebaya

createimage_small

Di Kota Surabaya  ada sebuah lomba unik yaitu lomba tenis menggunakan kebaya bahkan menjadi hiburan dalam peringatan hari Kartini. Lomba ini digelar oleh Korcab Pasmar-1 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Kota Surabaya. Dari sebanyak 14 orang yang mendaftar, didapatkan sebanyak 9 orang pemenang.

2. Perayaan Lomba Rias

maxresdefault

Wanita tak jauh-jauh dari yang namanya berdandan atau berias. Tak heran jika berdandan dan berias biasanya juga dijadikan tema lomba untuk peringatan hari kartini ini. Yang unik, kadang tak hanya kaum wanita yang ikut lomba berias saat peryaan hari Kartini. Bapak-bapak dan kaum pria juga tak mau ketinggalan loh ikut lomba berias pula, hihihi.

3. Senam Kebaya

017795600_1460868386-senam_berkebaya_peringati_hari_kartini

Nah biasanya bagi para ibu-ibu yang tergabung PKK atau dalam suatu komunitaas tertentu, memilih lomba senam untuk dipertandingkan dengan kelompok yang lainnya merupakan hal yang menarik, apalagi untuk memperingati hari kartini dengan adanya senam kebaya merupakan salah satu cara unik untuk ikut memeriahkan hari kartini.

4. Fashion show adat

???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Lomba fashion show merupakan salah satu lomba yang  sering di adakan setiap kali ada peringatan khusus, seperti saat hari kartini. Biasanya lomba ini dilakukan oleh pasangan muda-mudi dengan menggunakan pakaian adat sesuai dengan daerahnya untuk kemudian berjalan bak pragawati.

5. Membuat puisi dengan bahasa daerah

kata-bijak-kartini

Jika membicarakan kartini, pasti tidak akan lupa dengan sebuah buku yang memiliki judul “Habis gelap terbitlah terang.” Ya, buku itu merupakan kumpulan surat-surat RA kartini untuk para sahabat pena yang di bukukan. Mengadakan lomba puisi juga dapat menjadi salah satu partisipi di  hari Kartini.