Tidak hanya memiliki tampilan yang indah dan bau yang harum, ternyata beberapa jenis bunga, juga memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan. Berikut adalah jenis bunga yang dapat dikonsumsi dan memberikan manfaat yang baik pada kesehatan:

Bunga Mawar

Siapa yang tidak kenal dengan bunga cantik ini? Sebagian dari Anda mungkin baru mengetahui bahwa bunga mawar ternyata bisa dimakan. Bagi masyarakat Cina, bunga mawar dipercaya memiliki kandungan fenolat yang bersifat anti-inflamasi, kaya vitamin, dan dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Namun rasa bunga mawar tergantung pada varietas dan kondisi tempat dimana ia tumbuh, variasi rasanya adalah manis hingga hambar. Air mawar atau rose water, yang terbuat dari minyak kelopak bunga mawar merupakan bahan resep tradisional dari menu dessert di seluruh dunia.

Bunga Jasmine

Bunga Jasmine biasanya dinikmati dengan dicampur teh hijau atau ditambahkan pada salad. Jasmine atau melati ini mengandung anti-karsinogenik dan anti-virus. Bunga berwarna putih ini memiliki aroma wangi yang khas dan sering digunakan sebagai aromaterapi untuk menghilangkan rasa stress.

Manfaat yang dimiliki bunga melati adalah dapat mengurangi risiko stroke, mengeluarkan racun dalam tubuh, membantu mengurangi berat badan, dan mengurangi radikal bebas dalam tubuh sehingga menjauhkan tubuh dari risiko kanker. Tidak hanya dalam bidang kesehatan, ternyata melati juga bermanfaat untuk kecantikan, seperti mengatasi jerawat, menghaluskan kulit tubuh, menguatkan rambut, dan mencegah penuaan dini.

Bunga Lavender

Bunga yang berwarna ungu ini sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam rasa es krim dan yoghurt. Bunga Lavender mengandung antiseptik dan dapat menghilangkan ketombe. Bagian kelopak bunga Lavender dapat dijadikan manisan. Bunga Lavender sering digunakan sebagai bahan parfum karena mengandung banyak minyak yang berbau harum. Yang lebih unik, ada produsen gula yang juga menggunakan bunga Lavender untuk membuat gula dengan rasa Lavender.

Bunga Hibiscus (Kembang Sepatu)

Bunga ini juga sering disebut bunga sepatu, yang biasanya disajikan dalam bentuk teh. Bunga ini mengandung anthocyanin dan antioksidan yang dapat mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol. Hibiscus ada yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis, dan biasanya bunga ini dikeringkan terlebih dahulu sebelum diseduh dengan air panas dan menjadi teh yang siap minum. Tidak hanya itu, bagian kelopak bunga hibiscus dapat dijadikan manisan atau ditambahkan ke salad. Rasa bunga ini mirip dengan buah cranberry dengan sedikit sensasi citrus seperti lemon.

Bunga Krisan

Bunga krisan juga sering dijadikan teh oleh masyarakat Cina, karena selain tinggi anti-oksidan dan mineral, bunga ini memiliki sifat anti-karsinogenik dan anti-inflamasi. Bunga krisan berkhasiat dalam menyehatkan pencernaan dan sistem pembuangan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur telah mengembangkan teknik mengolah daun dan bunga krisan menjadi makanan yang ringan seperti keripik, rolade, sirup, dan teh.

Bunga Turi

Bunga turi ada yang berwarna merah dan putih, dan biasanya dijadikan menu lalapan dan bahan pembuatan pecel di Jawa Timur. Bunga ini sebenarnya jarang ditemukan dan biasanya tumbuh di daerah pedesaan sebagai tanaman pagar, dengan bentuk pohon yang kecil namun cukup rindang. Bunga turi memiliki rasa manis yang unik. Kandungan yang dimiliki dalam bunga turi adalah kalsium, zat besi, dan vitamin A yang cukup tinggi. Sehingga bunga ini dapat dikategorikan ke dalam makanan sehat, khususnya bagi ibu hamil karena dapat memperlancar ASI.