Didalam proses pernikahan, pasti ada moment lempar buket bunga. Apa sih sebenarnya makan dibalik prosesi pelemparan bunga pada pesta pernikahan ?

Banyak calon pengantin pria dan pengantin wanita menanti – nantikan pernikahan yang sakral dan bagus / perfect, karena hanya sekali seumur hidup mereka. Sering kita menginginkan posisi mereka pada saat menikah setelah melihat pesta pernikahannya.  Kita sering tercengang oleh pernikahan orang – orang yang kita anggap perfect atau kita menginginkan konsep seperti itu / dekorasi seperti itu / hiasan / bunga seperti itu.

Membicarakan pernikahan pasti juga membahas soal bunga. Menambahkan bunga pada pesta pernikahan kita akan membuat pesta tersebut menjadi lebih indah dan elegan dan tercengang. Bunga di pesta pernikahan sering dipakai menjadi hiasan altar pernikahan, hiasan meja makan, dekorasi tempat pesta, aksesoris jas pengantin pria dan orang tua, buket bunga yang harus selalu dipegang oleh pengantin wanita.

Dalam pesta pernikahan ada salah satu moment yang ditunggu oleh para jomblowan dan jomblowati, yap betul sekali… lempar buket bunga. Acara lempar bunga ini dilakukan oleh pengantin pria dan wanita yang secara bersamaan ( pengantin pria dan wanita berpegangan pada buket bunga tersebut ) melempar buket bunga tersebut ke arah tamu undangan.  Makna dibalik prosesi pelemparan bunga pada pesta pernikahan adalah sebagai berikut :

  • Awal mulanya tradisi lempar buket bunga pernikahan ini dimulai pada negara Eropa dan Amerika Utara. Sebelumnya tradisi menyobek gaun pengantin wanita dan kemudian disimpan, hal ini sudah terlebih dahulu dilakukan. Gaun pengantin wanita dipercaya membawa keberuntungan dalam hal asmara. Seiring dengan berkembangnya zaman, harga gaun pengantin wanita tidaklah murah seperti zaman dulu dan pengantin wanita lebih memilih menyimpan gaunnya untuk anak dan cucunya kelak. Akhirnya, banyak pengantin wanita yang berpikir untuk menggantikan tradisi tersebut dan tidak menimbulkan kerugian bagi semua pihak, oleh sebab itu lahirlah tradisi lempar buket bunga pernikahan.

Karangan bunga yang dibawa oleh pengantin wanita dilambangkan dengan keindahan, kesuburan dan bagi yang mendapatkan buket bunga tersebut, diharapkan mendapatkan harapan untuk segera menyusul sang pengantin wanita untuk menikah dengan mendapatkan pasangan yang tepat dan hidup bahagia bersama pasangannya kelak ( bagi yang single / jomblo ), bila yang mendapatkan buket bunga adalah orang yang sudah memiliki pasangan, maka diharapkan agar cepat menyusul sang pengantin untuk menikah. Pada awalnya, sang pengantin wanita hanya ingin melemparkannya pada sahabat perempuannya, namun setelah berpikir dan berlalunya waktu, maka sang pengantin wanita memilih untuk melemparkan buket bunga pada semua tamu undangan yang telah hadir agar menghindari rasa pilih kasih dan tidak adil.