Pernikahan adalah upacara pengikatan janji sebuah pasangan yang dirayakan dengan tujuan untuk meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, hukum, dan sosial. Pernikahan merupakan acara yang sakral dan menjadi impian banyak orang, karena pernikahan hanya terjadi satu kali dalam seumur hidup. Berbagai upacara pernikahan diharuskan dilaksanakan berdasarkan tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Namun, bagaimana jika pernikahan dilaksanakan dengan cara yang unik sehingga bisa dikenang oleh pasangan dan orang-orang yang datang dalam acara tersebut? Seperti beberapa tradisi pernikahan yang unik dari berbagai negara berikut:

Perancis

Keluarga, teman-teman, dan para tamu undangan akan membuat suara kegaduhan di rumah mempelai pengantin. Mereka akan membuat kegaduhan dengan cara menabuh panci, penggorengan, memukul dinding atau pintu rumah mempelai pengantin. Tradisi meyakini bahwa semakin bising suara yang dibuat maka kedua mempelai pengantin akan semakin diberkati.

India

Tradisi pernikahan umat Hindu di India menganut paham bichiya, yang memiliki kebiasaan memakaikan cincin kawin di jari manis kaki mempelai wanita dan itu dilakukan oleh mempelai pria. Jadi, jika Anda berkunjung ke India dan menemui beberapa wanita dengan cincin di jari manis kaki mereka, itu menandakan bahwa mereka sudah menikah.

Korea Selatan

Tradisi pernikahan di negara ginseng ini juga sangat aneh dan unik. Mempelai wanita akan memukul telapak kaki mempelai pria dengan menggunakan ikan. Hal ini dilakukan untuk menguji cinta sejati dan karakter mempelai pria. Semakin mempelai pria tahan dengan pukulan ikan yang dilakukan oleh mempelai wanita, maka mempelai pria tersebut akan menjadi calon suami yang sabar dan kuat dalam menghadapi malam pertama mereka.

Jerman

Pasangan yang menikah di Jerman akan diharuskan memecahkan piring dalam acara pernikahan mereka. Para tamu undangan akan datang dengan membawa piring yang terbuat dari keramik dan pasangan yang menikah harus memecahkan piring tersebut. Tradisi ini dipercaya akan membantu pasangan yang menikah dalam tegar menghadapi cobaan rumah tangga nanti. Semakin banyak piring yang dipecahkan, maa semakin banyak keberuntungan yang akan didapat oleh pasangan yang menikah.

Skotlandia

Di Skotlandia, para wanita yang sebentar lagi akan menikah akan digiring keliling kota dengan memakai baju berwarna putih dan dilempari dengan telur, merica, susu, tulang ikan, dan apapun yang akan membuat mereka bau. Kemudian mereka akan diikat di pohon dan disiram dengan minyak solar. Tradisi tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan bagi sang wanita dalam segala hal memalukan yang akan dijumpainya dalam kehidupan pernikahan.

Rumania

Pada saat resepsi pernikahan berlangsung, mempelai wanita secara suka rela diculik dan disandera oleh beberapa temannya, sedangkan mempelai pria diharuskan menyelamatkan mempelai wanita dari penculikan tersebut. Lengkap dengan menggunakan kostum dan senjata mainan, beberapa teman mempelai wanita akan mengajukan tebusan yang harus dipenuhi oleh mempelai pria. Dan tebusannya bisa berbagai macam, seperti minuman whisky, bunga, cokelat, dan ucapan sayang mempelai pria kepada mempelai wanita. Cukup aneh namun juga romantis.

Indonesia

Mirip dengan tradisi Rumania, ternyata dalam resepsi pernikahan di Indonesia juga ada yang melakukan tradisi pernikahan dengan menculik mempelai wanita. Tradisi tersebut dilakukan oleh suku Osing yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Acara pernikahan diawali dengan mempelai wanita yang diculik oleh orang tua wanita tersebut. Kemudian dari pihak keluarga mempelai pria akan mengirimkan seorang colok, yaitu orang yang dihormati dan dituakan untuk membujuk orang tua sang mempelai wanita agar keduanya dinikahkan sesegera mungkin. Tradisi ini disebut Kawin Colong, yang dalam bahasa jawa Colong berarti menculik.