Bunga tangan atau yang terkenal dengan sebutan buket bunga adalah sekumpulan bunga yang disusun menjadi sebuah rangkaian bunga. Biasanya karangan bunga tangan ini digunakan di acara pernikahan, dimana pengantin wanita membawa sebuah buket sebagai aksesoris.

Buket bunga juga digunakan sebagai dekorasi ruangan dengan menggunakan vas. Atau bisa juga dipakai sebagai hadiah ucapan selamat bagi orang lain; dimana ada momen perayaan atau selebrasi. Buket bunga cocok memeriahkan suasana kegembiraan. Bunga ini memiliki simbol berdasarkan jenis dan kulturnya.

Sejarah Buket Bunga

Ternyata kebiasaan membuat rangkaian buket bunga ini sudah lama dilakukan secara turun menurun di berbagai belahan dunia. Telah banyak ditemukan bukti-bukti peninggalan bersejarah berupa barang-barang kuno seperti vas bunga atau gambar simbol vas bunga dari zaman Mesir kuno.

Bunga yang dahulu dianggap sakral seperti lotus sering digunakan sebagai bahan obat; begitu pula dengan tanaman kecil yang lain seperti pal

Pada beberapa kultur, aktivitas leluhur yang menggunakan bunga-bungaan masih berjalan sampai sekarang. Contohnya adalah ikebana.

Ikebana

Contoh Ikebana

Ikebana merupakan sebuah seni merangkai bunga yang berasal dari negara Jepang. Dalam catatan sejarah, buku tertua yang berisi tentang seni rangkaian bunga yang pernah ditemukan berasal dari Jepang sekitar tahun 1445.

Keindahan dan kesederhanaan ikebana menarik perhatian banyak orang. Terutama orang-orang dari belahan bumi bagian barat. Makanya gaya karangan bunga yang ada di wilayah Eropa pada abad ke-19 ada kemiripan dengan ikebana.

Seni rangkaian bunga ikebana ini sebetulnya dibawa oleh para biksu dan biksuni dari Cina. Pada zaman kuno dulu di Cina, merangkai bunga merupakan kesenian yang  ekslusif dan sakral. Karena untuk bisa membuat karangan bunga dibutuhkan kesabaran dan rasa hormat pada tumbuhan, cara memotongnya pun harus ekstra hati-hati. Sekarang bunga masih menjadi salah satu bahan utama persembahan para biksu Budha.

Di Eropa sendiri, rangkaian bunga sudah menjadi seni formal yang bahkan bisa menjadi sebuah sekolah tersendiri dan menjadi pekerjaan profesional. Di Belanda pada abad ke-18, dekorasi rumah para keluarga bangsawan seakan wajib harus ada karangan bunga.

Pemberian Bunga Di Beberapa Kultur Berbeda

Entah apa pun acaranya, dimana lokasinya, kapan waktunya, atau siapa orangnya; bunga bisa menjadi hadiah yang paling cocok. Bunga merupakan hadiah yang paling populer di dunia. Ini adalah fakta. Namun, meski begitu, makna pemberian bunga bisa sangat berbeda di belahan bumi yang berbeda. Jadi kita juga perlu tahu perbedaan kultur ini agar tidak salah paham.

ASIA

Di pernikahan tradisi Cina, bunga peoni menjadi bunga yang paling sering menjadi hadiah dan aksesoris pengantin wanita. Tidak hanya itu, saat murid-murid sekolah ingin mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih pada gurunya, mereka melakukannya dengan cara memberikan karangan bunga. Namun hati-hati, bunga yang berada dalam pot dianggap sebagai sesuatu yang tidak sopan jika diberikan sebagai hadiah. Karena menggambarkan hubungan yang terbatas.

Lukisan "A Basket of Flower" asal Eropa abad 14

Lukisan “A Basket of Flower” asal Eropa abad 14. (metmuseum.org)

EROPA

Di zaman kerajaan Roma terdahulu, para mempelai wanita membawa seikat bunga. Mereka menganggap ini sebagai cara untuk menolak kehadiran roh jahat dan juga sebagai harapan untuk kesuburan kandungan. Ada sebuah pepatah lama dari Belanda yang berkata:

“Raga Membutuhkan Makanan, Namun Jiwa Membutuhkan Bunga”

Di Inggris, ketika ada perayaan di sebuah rumah, para tamu yang diundang membawa karangan bunga. Namun tidak ada yang membawakan bunga lili putih; bunga ini melambangkan kematian. Di belahan Eropa secara umum, memberikan hadiah bunga biasanya harus berjumlah ganjil. Ini sudah tradisi lama. Tapi mereka menghindari angka 13 karena dianggap membawa sial.

AMERIKA

Di Amerika, perayaan Natal selalu diisi dengan tukar kado. Rangkaian bunga menjadi kado yang cukup sering dibeli. Bukan hanya Natal, bunga juga menjadi kado yang tepat untuk ulang tahun. Ketika memberikan bunga mawar, mereka cenderung memilih mawar dengan warna pink, kuning, putih, jingga, atau campuran. Wanita Amerika suka dengan bunga yang warnanya terdiri campuran beberapa warna.

AFRIKA

Di Afrika bagian selatan, bunga jadi salah satu kado utama yang sering diberikan pada hari raya Natal. Sedangkan di Mesir, bunga hanya digunakan secara khusus pada pernikahan atau pemakaman saja.

Model Buket Bunga Yang Populer Hingga Sekarang

Buket bunga tangan memiliki banyak tipe berdasarkan style atau gayanya. Kalau sekilas terlihat dari luar memang terlihat mirip-mirip. Tapi desain rangkaian buket bunga tidak sembarangan lho. Ada detil-detil spesifik yang membuat setiap model punya ciri khasnya masing-masing.

BUKET BIEDERMEIER

buket bunga biedermeier

baca : bi-der-mey-er

Jenis buket bunga ini dinamakan dari gaya interior design asal Jerman. Buket biedermeier merupakan bunga yang disusun dengan pola melingkar. Lingkaran bunga bisa tersusun dari beberapa lapis warna, namun setiap lapis susunan bunga tetap satu warna.

Rangkaian bunga biedermeier menjadi populer di Eropa di abad ke-18. Dan hingga sekarang tetap menjadi pilihan tradisional pada acara pernikahan.

BUKET POSY

buket bunga posy

Buket posy menjadi salah satu pilihan yang populer juga bagi para pengantin. Posy berukuran kecil sehingga bisa dipegang hanya dengan satu tangan. Bagian tangkai bunganya tertutup dibungkus pita atau kain sebagai holder/pegangan. Buket ini umumnya terdiri dari bunga, tidak ada tangkai daun-daunan.

BUKET NOSEGAY

buket bunga nosegay

Biasa disebut dengan buket mussie, nosegay merupakan gugusan bunga berbentuk melingkar. Meski sangat mirip dengan posy, buket nosegay lebih memasukkan elemen tumbuhan berwarna hijau.

Buket ini terkenal di tahun 1300-an dimana awal mula digunakan untuk menghilangkan aroma tidak sedap, karena fungsi inilah buket ini disebut dengan istilah nosegay.

BUKET CASCADE

buket bunga cascade

Ini adalah buket yang tepat bagi para pengantin yang ingin menampilkan pernikahannya secara mewah. Seperti namanya, cascade (air terjun), buket bunga ini bisa sangat menarik perhatian banyak orang karena desainnya cukup wah dengan juntaian rangkaian bunga yang menjulur ke bawah. Seakan seperti air terjun.

Desain buket cascade menciptakan suasana pernikahan yang dramatis dan sinematis layaknya keluarga bangsawan atau kerajaan. Karena style buket yang cukup mencolok ini, pengantin cocoknya mengenakan jas dan gaun.

BUKET HOOP

buket bunga hoop

Dengan rangkaian yang sederhana, buket bunga hoop disusun dari campuran bermacam bunga dan tanaman hijau, disatukan dengan sentuhan elegan menggunakan pita yang warnanya senada dengan tema pernikahan.

BUKET BALERINA

buket bunga balerina

Layaknya seorang penari balet, buket di atas sangat manis dan berkelas. Style buket ini berasal dari tahun 1940, saat ketersediaan bunga sangat langka. Jadi jumlah bunga yang dipakai untuk rangkaian sedikit. Sehingga desain bunga ditambahkan dengan kain tulle (kain jala seperti pada kerudung) dan juga rangkaian pita sebagai kompensasi sedikitnya jumlah bunga.

BUKET BUNGA ARM SHEAF

buket bunga arm sheaf

Model buket arm sheaf menjadi hits di tahun 90an saat dipakai oleh beberapa kaum selebritis. Ciri khas buket ini adalah terdiri dari bunga yang bentuknya memanjang. Jadi ketika dibawa, orang harus membawanya dengan ditaruh di bagian lengan dalam seperti menggendong bayi.

Seperti itulah sejarah singkat buket bunga dan beberapa model yang bisa kamu jadikan referesni sebelum membelinya di toko bunga online.

 

sumber: bridedesign.com, insideweddings.com, wikipedia.org

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *